Kamis, 14 November 2013

Kematian 4 Marinir di Markas Militer AS Masih Misteri



"Nama-nama keempat anggota Marinir yang tewas pekan ini tidak segera dipublikasikan, karena keluarga mereka masih dalam proses pemberitahuan," ujar salah seorang anggota marinir seperti dimuat CNN yang dilansir Liputan6.com, Kamis (14/11/2013).
Sejauh ini, kematian keempat anggota marinir itu saat ini sedang diselidiki pihak berwenang. Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari para jenderal.
"Kami berbelasungkawa dan mendoakan keluarga dari Marinir yang terlibat dalam kecelakaan tragis ini. Prioritas pertama kami adalah memberikan dukungan kepada keluarga mereka untuk melewati masa sulit ini," ungkap Jenderal John W. Bullard, Jenderal dari Camp Pendleton dalam sebuah penyataannya.
Menurut informasi yang beredar, keempat Marinir sedang melakukan pemeliharaan di tempat latihan menembak menggunakan meriam. Tetapi kematian mereka tak deisebabkan oleh meriam.
Insiden ini merupakan yang paling mematikan bagi markas militer Pendleton, sejak 7 marinir tewas pada Februari 2012 akibat tabrakan antar helikopter di sepanjang perbatasan Arizona-California. 6 marinir yang tewas berbasis di Camp Pendleton, California, dan yang lainnya dari Yuma, Arizona. (Tnt/Ism)

Tandem Evan Dimas di Timnas U-19 Merapat ke Persebaya?



Hargianto adalah gelandang tengah timnas U-19 menjadi salah satu pemain yang gencar diincar klub profesional. Pemain berusia 18 tahun tersebut merupakan gelandang yang taktis. Kehebatan Hargianto membuat manajemen Persebaya menaruh hati padanya. Bajul Ijo sudah mengajukan tawaran kontrak untuk pemain kelahiran Tangerang tersebut.
Disinggung masalah kontraknya dengan Persebaya, ini jawaban dari tandem Evan Dimas itu di lini tengah.
"Saya ingin meminta saran dari orang yang mengerti mengenai kontrak yang datang dari Persebaya. Insya Allah, mohon doanya saja," ujar Hargianto, Kamis (14/11/2013).
Selain Hargianto pemain lainnya yang diincar oleh Persebaya musim depan itu adalah Evan Dimas, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, dan Fatturrochman.
Di sisi lain, hingga saat ini semua penggawa timnas U-19 tengah melakukan pemusatan latihan di Kota Batu, Jawa Timur, untuk melakukan persiapan mengikuti Piala Asia U-19 di Myanmar Bulan Oktober 2014. (Ary)

Jokowi: Tahun Depan Buang Sampah Sembarangan Didenda



Bersih-bersih Kali Ciliwung kembali dilakukan pasukan TNI AD dengan Dinas Kebersihan Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengatakan kegiatan itu hanya langkah awal dalam membentuk kesadaran masyarakat dalam lingkungan. 
Setelah inim, Jokowi menerapkan denda kepada warga ataupun perusahaan yang membuang sampah sembarangan. Denda maksimal sebesar Rp 500.000 per orang dan untuk perusahaan senilai Rp 50.000.000.
"Denda itu akan diterapkan bulan depan atau tahun depan. Itu yang mau kita perkuat nanti. Saya kira kalau tidak begitu akan banjir terus, memang tidak menghilangkan tapi sangat bisa mengurangi," kata pria bernama lengkap Joko Widodo ini di lokasi bersih-bersih, Jakarta Barat, Kamis (14/11/2013).
Menurut mantan walikota Surakarta itu, pemberlakuan denda buang sampah sembarangan selama ini belum pernah dilakukan. Sehingga tidak ada efek jera bagi pelanggar kebersihan.
"Denda belum pernah. Kapan? Belum pernah toh?" kata Jokowi.
Menurut Kepala Dinas Kebersihan DKI, Unu Nurdin, sebenarnya sudah ada peradilan yang mengatur sanksi terhadap warga atau perusahaan yang membuang sampah sembarangan. Namun, aturan tersebut tidak diterapkan dan dikawal dengan baik. "Dulu ada yustisi, tapi tidak efektif. Tidak ada efek jera," kata Unu. (Ism)

Orang Jatuh Cinta Susah Fokus di Tempat Kerja



Jatuh cinta membuat orang terbuai-buai. Dan karena jatuh cinta seorang jadi kurang mampu fokus dan melakukan tugas-tugas di kantor yang membutuhkan perhatian penuh.
Hal ini tercantum dalam the journal Motivation and Emotion seperti dilansir laman Daily Mail, Kamis (14/11/2013).
"Bila Anda baru terlibat dalam sebuah hubungan yang romantis, mungkin akan merasa lebih sulit untuk fokus pada hal lain," kata peneliti dari Leiden University dan University of Maryland, Henk Van Steenbergen, yang memelajari 43 orang peserta yang telah menjalin hubungan selama kurang dari enam bulan.
Henk menjelaskan, biasanya orang yang tengah mabuk cinta menghabiskan sebagian besar sumber daya kognitif yang dimilikinya, untuk memikirkan sang tambatan hati yang berada nun jauh di sana.
Dalam penelitiannya itu, Henk meminta kepada para peserta untuk melakukan beberapa tugas. Namun sayang, peserta itu kurang mampu untuk mengasah informasi yang relevan dari tugas yang diberikan itu.
Selain itu, para peserta juga diminta untuk mendengarkan musik yang menimbulkan perasaan romantis, dan meminta memikirkan kejadian romantis untuk mengintensifkan perasaan cintanya. Dan jatuh cinta dikaitkan dengan kontrol kognitif masih belum diketahui.
(Adt/Mel)

Jumat, 25 Oktober 2013

Sejarah Perkembangan Telematika di Indonesia

Istilah telematika merupakan adopsi dari bahasa asing. Kata telematika berasal dari kata dalambahasa Prancis, yaitu telematique. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe.

Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dinyatakan bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan digital atau the net.

Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology).
  •  Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). 
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)
Di Indonesia, pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sektor telematika diatur oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika. Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (disingkat DitJen APTEL) adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Departemen di bidang Aplikasi Telematika yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Fungsi Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (disingkat DitJen APTEL) meliputi:
  • Penyiapan perumusan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika. 
  • Pelaksanaan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika. 
  • Perumusan dan pelaksanaan kebijakan kelembagaan internasional di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika. Penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika.
  • Pembangunan, pengelolaan dan pengembangan infrastruktur dan manajemen aplikasi sistem informasi pemerintahan pusat dan daerah.
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi. 
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika.
Ragam bentuk dari telematika, tidak terlepas dari perkembangannya dimasa lalu. Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Bangsa Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan bangsa lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi. Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya. Perkembangan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika. Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia.

Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disarikan pemahaman tentang telematika sebagai berikut. 
  1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. 
  2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
  3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).
Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. 

Sumber :