Kamis, 14 November 2013

Pilkada Garut, Prabowo: Waspada 5 Menit Terakhir



"Dulu saat saya masih menjadi prajurit ada ajaran waspada 5 menit terakhir, yang artinya kita jangan lengah di saat-saat terakhir," kata Prabowo dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (14/11/2013).
Peringatan ini terkait adanya praktek-praktek serangan fajar yang bisa merubah perolehan suara nantinya. Namun Prabowo justru mengimbau jika terjadi serangan fajar maka ambil saja uangnya dan jangan pilih orangnya.
"Kalau kalian di kasih uang entah serangan-serangan fajar, uang cendol, uang ngarit atau apalah istilahnya oleh calon tertentu terima saja, tapi jangan pernah merasa balas budi. Itu uang kalian, itu uang rakyat, lalu pilih lah sesuai suara hatimu. Ingat salah memilih kita akan merasakan 5 tahun yang menyengsarakan," ujar Prabowo.
Gerindra memberikan dukungan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut Rudy Gunawan-Helmi Budiman, dalam pemungutan suara putaran II Pilkada Garut 17 November 2013 nanti. Bila pasangan ini terpilih dan terbukti korupsi, Prabowo bahkan siap turun ke jalan.
"Saya siap memimpin demo turunkan Rudi jika Korupsi. Tapi saya yakin, dia tidak akan korupsi. Saya kenal dia sudah lama. Makanya saya yakin," kata Prabowo. (Riz/Ism)
                                                          

Kematian 4 Marinir di Markas Militer AS Masih Misteri



"Nama-nama keempat anggota Marinir yang tewas pekan ini tidak segera dipublikasikan, karena keluarga mereka masih dalam proses pemberitahuan," ujar salah seorang anggota marinir seperti dimuat CNN yang dilansir Liputan6.com, Kamis (14/11/2013).
Sejauh ini, kematian keempat anggota marinir itu saat ini sedang diselidiki pihak berwenang. Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari para jenderal.
"Kami berbelasungkawa dan mendoakan keluarga dari Marinir yang terlibat dalam kecelakaan tragis ini. Prioritas pertama kami adalah memberikan dukungan kepada keluarga mereka untuk melewati masa sulit ini," ungkap Jenderal John W. Bullard, Jenderal dari Camp Pendleton dalam sebuah penyataannya.
Menurut informasi yang beredar, keempat Marinir sedang melakukan pemeliharaan di tempat latihan menembak menggunakan meriam. Tetapi kematian mereka tak deisebabkan oleh meriam.
Insiden ini merupakan yang paling mematikan bagi markas militer Pendleton, sejak 7 marinir tewas pada Februari 2012 akibat tabrakan antar helikopter di sepanjang perbatasan Arizona-California. 6 marinir yang tewas berbasis di Camp Pendleton, California, dan yang lainnya dari Yuma, Arizona. (Tnt/Ism)

Tandem Evan Dimas di Timnas U-19 Merapat ke Persebaya?



Hargianto adalah gelandang tengah timnas U-19 menjadi salah satu pemain yang gencar diincar klub profesional. Pemain berusia 18 tahun tersebut merupakan gelandang yang taktis. Kehebatan Hargianto membuat manajemen Persebaya menaruh hati padanya. Bajul Ijo sudah mengajukan tawaran kontrak untuk pemain kelahiran Tangerang tersebut.
Disinggung masalah kontraknya dengan Persebaya, ini jawaban dari tandem Evan Dimas itu di lini tengah.
"Saya ingin meminta saran dari orang yang mengerti mengenai kontrak yang datang dari Persebaya. Insya Allah, mohon doanya saja," ujar Hargianto, Kamis (14/11/2013).
Selain Hargianto pemain lainnya yang diincar oleh Persebaya musim depan itu adalah Evan Dimas, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, dan Fatturrochman.
Di sisi lain, hingga saat ini semua penggawa timnas U-19 tengah melakukan pemusatan latihan di Kota Batu, Jawa Timur, untuk melakukan persiapan mengikuti Piala Asia U-19 di Myanmar Bulan Oktober 2014. (Ary)

Jokowi: Tahun Depan Buang Sampah Sembarangan Didenda



Bersih-bersih Kali Ciliwung kembali dilakukan pasukan TNI AD dengan Dinas Kebersihan Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengatakan kegiatan itu hanya langkah awal dalam membentuk kesadaran masyarakat dalam lingkungan. 
Setelah inim, Jokowi menerapkan denda kepada warga ataupun perusahaan yang membuang sampah sembarangan. Denda maksimal sebesar Rp 500.000 per orang dan untuk perusahaan senilai Rp 50.000.000.
"Denda itu akan diterapkan bulan depan atau tahun depan. Itu yang mau kita perkuat nanti. Saya kira kalau tidak begitu akan banjir terus, memang tidak menghilangkan tapi sangat bisa mengurangi," kata pria bernama lengkap Joko Widodo ini di lokasi bersih-bersih, Jakarta Barat, Kamis (14/11/2013).
Menurut mantan walikota Surakarta itu, pemberlakuan denda buang sampah sembarangan selama ini belum pernah dilakukan. Sehingga tidak ada efek jera bagi pelanggar kebersihan.
"Denda belum pernah. Kapan? Belum pernah toh?" kata Jokowi.
Menurut Kepala Dinas Kebersihan DKI, Unu Nurdin, sebenarnya sudah ada peradilan yang mengatur sanksi terhadap warga atau perusahaan yang membuang sampah sembarangan. Namun, aturan tersebut tidak diterapkan dan dikawal dengan baik. "Dulu ada yustisi, tapi tidak efektif. Tidak ada efek jera," kata Unu. (Ism)

Orang Jatuh Cinta Susah Fokus di Tempat Kerja



Jatuh cinta membuat orang terbuai-buai. Dan karena jatuh cinta seorang jadi kurang mampu fokus dan melakukan tugas-tugas di kantor yang membutuhkan perhatian penuh.
Hal ini tercantum dalam the journal Motivation and Emotion seperti dilansir laman Daily Mail, Kamis (14/11/2013).
"Bila Anda baru terlibat dalam sebuah hubungan yang romantis, mungkin akan merasa lebih sulit untuk fokus pada hal lain," kata peneliti dari Leiden University dan University of Maryland, Henk Van Steenbergen, yang memelajari 43 orang peserta yang telah menjalin hubungan selama kurang dari enam bulan.
Henk menjelaskan, biasanya orang yang tengah mabuk cinta menghabiskan sebagian besar sumber daya kognitif yang dimilikinya, untuk memikirkan sang tambatan hati yang berada nun jauh di sana.
Dalam penelitiannya itu, Henk meminta kepada para peserta untuk melakukan beberapa tugas. Namun sayang, peserta itu kurang mampu untuk mengasah informasi yang relevan dari tugas yang diberikan itu.
Selain itu, para peserta juga diminta untuk mendengarkan musik yang menimbulkan perasaan romantis, dan meminta memikirkan kejadian romantis untuk mengintensifkan perasaan cintanya. Dan jatuh cinta dikaitkan dengan kontrol kognitif masih belum diketahui.
(Adt/Mel)