Kamis, 12 Juni 2014

Korban Tewas Kecelakaan di KM 24 Tol Kamal Diduga None Jakarta 2004

Jakarta - Satu orang tewas dalam kecelakaan antara taksi Pusaka, Honda CRV, dan Truk Fusso di lajur bawah KM 24 Tol Kamal dari Pluit arah Bandara Soekarno-Hatta. Korban tewas Rizka Ismalia Putri (31) diduga adalah None Jakarta 2004.

Saat kecelakaan tersebut Rizka sedang berada dalam taksi beserta suaminya Aldico Juniarto Sapardan. "Suami korban tewas dan sopir Taxi mengalami luka berat. Nama suami korban tewas Aldico Juniarto Sapardan dan sopir Taxi Eko Julianto," kata Novi saat dikonfirmasi, Kamis (12/6/2014).

Novi menjelaskan belum mengetahui bagaimana kondisi pengemudi truk Fusso dan Honda CRV. "Saya juga belum menerima data bagaimana kronologisnya," jelasnya.

Diketahui nomor polisi taxi tersebut bernopol B 1410 KTA, nomor polisi Honda CRV adalah H 7894 FSG, sedangkan untuk nomor polisi Truk Fusso adalah H 1956 ES. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 03.05 WIB.

"Usai kejadian korban kecelakaan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Atmajaya," ungkapnya.

Sumber : 

Indonesia Siap Gantikan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

SUGBK menjadi salah satu stadion yang disiapkan apabila memang Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Namun begitu, Roy Suryo mengakui Indonesia tak mungkin menjadi tuan rumah tunggal untuk ajang sepakbola tertinggi di dunia itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Roy Suryo Notodiprojo, mengatakan Indonesia siap untuk menggantikan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Menyusul, adanya isu skandal suap dalam penunjukkan Qatar untuk ajang sepakbola tertinggi di dunia itu. Sehingga memunculkan opsi pembatalan mereka menjadi tuan rumah.

"Saya sebelumnya pernah berbicara dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Khairy Jamaluddin, bagaimana kalau suatu saat kita menjadi tuan rumah Piala Dunia. Saya juga pernah bicara dengan Menteri Olahraga Singapura. Itu sebelum ada isu soal Qatar ini," ujar Roy, dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (11/6).

Lebih lanjut, Roy mengakui Indonesia tidak mungkin menjadi tuan rumah tunggal event sepakbola empat tahunan itu. "Karena syarat dari FIFA minimal tuan rumah penyelenggara memiliki 20 stadion yang berstandar internasional. Artinya, kami siap-siap. Meskipun nanti bidding-nya bukan dari Indonesia, tapi ASEAN," jelas Roy.

Dia menambahkan, setidaknya ada lima stadion di Indonesia yang siap untuk menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2022. "Ada Jakabaring di Palembang, kemudian di Pekanbaru meski masih ada permasalahan. Selain itu, ada Palaran di Samarinda yang juga sangat bagus. Stadion Gede Bage di Bandung, tinggal akses keluar-masuk tolnya. Dan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta," paparnya.

"Kami harus bersikap realistis tidak bisa menjadi tuan rumah tunggal saat ini. Jadi, jangan asal berani tapi kita juga harus menghitungnya dengan cermat," pungkas pria berusia 45 tahun itu.

Sumber :

Rabu, 11 Juni 2014

Honda Harap Mobilio Disambut di India Seperti di Indonesia

 
New Delhi -Dalam beberapa hari ke depan, Honda akan membawa MPV 7 penumpangnya, Mobilio, ke negeri Bollywood, India. Honda mengharapkan pasar India bisa menyambut hangat Mobilio seperti halnya di Indonesia.

"Kami harap masyarakat India akan menyambut Mobilio yang memiliki ruang kabin yang luas," ujar Senior Vice President of Marketing & Sales Honda Siel Cars India Ltd, Jnaneswar Sen.

Mobilio sebenarnya bukan merek mobil baru di Honda. Mobil ini pertama kali muncul di Jepang pada tahun 2001 lalu. Mobilio saat ini merupakan versi MPV dari generasi pertama Honda Jazz. Mobil memiliki bodi yang kompak dan kursi 3 baris yang juga bisa memuat 7 penumpang.

Namun, menyusul dirilisnya Freed pada bulan Mei 2008, Honda harus menghentikan produksi Mobilio.

Mobilio kembali comeback ke dunia di Indonesia pada Indonesia International Motor Show tahun 2013. Mobilio disiapkan Honda Jepang sebagai MPV untuk negara-negara berkembang.

Di India, Honda Mobilio disokong mesin kapasitas 1.5-liter i-DTEC yang mampu memuntahkan tenaga 100 PS dan torsi 200 Nm. Untuk mesin dieselnya hanya akan tersedia dengan transmisi manualnya saja.

Ada juga versi mesin bensin menggunakan mesin 1.500 cc yang sama dengan mesin pada sedan City. Mesin bensin ini sanggup memproduksi tenaga sampai 119 ps dengan torsi maksimum 145 Nm dengan pilihan transmisi manual dan otomatis.

Sumber :

Kualitas Jadi Perhatian Hyundai

Jakarta -Masyarakat Indonesia sudah pandai memilih kendaraan. Kualitas menjadi salah satu perhatian utama selain harga dan desain. Karena itu, Hyundai mengedepankan kualitas di setiap produknya.

Di model terbaru mereka, Grand i10, Hyundai menurut President Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia Mukiat Sutikno hal itu kembali mereka buktikan.

Mobil yang diimpor langsung dari India itu dijanjikan memiliki kualitas yang lebih baik dibanding lawan-lawan di kelas city car.

Terlebih, kepercayaan diri Hyundai juga timbul karena desain mobbil ini tampil stylish berkat mantan designer pabrikan otomotif Jerman, Thomas Buerkle yang meracik mobil ini di Hyundai Russelsheim design studio di Jerman dengan menyusung concept design Hyundai yaitu “Fluidic Sculpture”.

"Kualitas adalah perhatian utama kami," janji Mukiat.

Dia lalu menjelaskan perihal karakter orang Indonesia yang kini cukup teliti terkait kualitas. "Sebab 70 persen pembeli mobil Indonesia kan membeli secara kredit. Jadi selain memikirkan masalah harga dan cicilan, kualitas juga mereka perhatikan. Kalau cicilannya hanya beda sedikit tapi kualitasnya beda jauh, mereka masih mau membayar lebih," ujarnya.

"Karena alasan itulah, setiap produk yang kami impor tidak kami downgrade. Semuanya kualitas global," pungkas Mukiat.

Sumber :

R15 dan R25 Digemari, Yamaha Tak Mau Besar Kepala

Jakarta - Yamaha R15 dan R25 berhasil membuat pasar motor sport di Indonesia menggeliat. Kedua varian sport Yamaha itu kian digilai pecinta motor sport di Indonesia.

Meski digilai, ternyata tidak membuat pabrikan motor berlambang garpu tala ini 'besar kepala' dengan menaikkan target penjualan mereka.

"Target masih sama seperti yang telah kita sampaikan. Untuk R25 mencapai 1.000 unit (setiap bulannya-Red)," ujar GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo di Sentul Bogor Jawa, Barat.

Selain itu Eko juga menambahkan tidak menambahnya target penjualan untuk R15 dan R25, agar penjualan di diler Yamaha tetap sehat.

Seperti dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Yamaha R25 ditargetkan 1.000 unit tiap bulannya. Motor yang menurut Yamaha sebagian besar komponennya merupakan 'made in' Indonesia ini dijual dengan harga Rp 53 juta.

Kehadirannya langsung mengacak-acak pasar motor sport full-fairing bermesin 250 cc di Indonesia yang kini di isi Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250.

Sedangkan untuk R15 memiliki target yang tidak main-main. R15 ditaregetkan bisa mencapai 50.000 unit dalam setahun.

Yamaha mengklaim kalau YZF-R15 adalah sebuah motor sport yang desain body-nya banyak terispirasi dari YZF-R series dan menawarkan sensasi berkendara ala motor sport namun memiliki karakteristik handling yang memudahkan penggunaannya di perkotaan.

Yamaha meyakini pasar motor sport bakal berkembang. Apalagi menurut pemantauan Yamaha ada pergeseran permintaan di pasar roda dua Indonesia. Masyarakat yang tadinya memilih skuter sebagai alat transportasi kini mulai memilih model motor sport untuk digunakan di waktu luangnya.

Ditambah lagi, harga jual Yamaha YZF-R15 sangatlah mencolok yakni hanya Rp 28 jutaan atau lebih murah dibanding motor-motor sport full-fairing bermesin 150 cc yang ada sekarang seperti Honda CBR150R dan Kawasaki Ninja RR.

Sumber :