Kamis, 01 Mei 2014

Tiada Bus, Bench Pun Jadi

Saat menghadapi Liverpool pada laga penting papan atas Liga Primer Inggris akhir pekan lalu, Jose Mourinho menyimpan bus Chelsea di Stamford Bridge untuk konsentrasi pada lanjutan Liga Champions kontra Atletico Madrid. Namun, tiada bus, bench pun jadi.

Barisan belakang yang didominasi pemain lapis kedua plus nama muda Tamas Kalas membuat Liverpool kelimpungan. Tim tuan rumah kesulitan menembus bench yang ditumpuk di depan gawang Mark Schwarzer - juga pemain pelapis menyusul cederanya Petr Cech.

Penderitaan Liverpool di Anfield pun kian lengkap ketika blunder Steven Gerrard dan salah umpan Iago Aspas dimaksimalkan Chelsea dengan baik lewat skema serangan balik. Anfiled pun takluk menjadi milik Chelsea dengan skor kemenangan 2-0.

Terbukti keahlian Mourinho dalam merancang taktik timnya sukses meramaikan kembali bursa persaingan juara Liga Primer Inggris musim ini.

Tiga Penalti Steven Gerrard

Tidak hanya hujan tiga poin yang mengguyur Liverpool tetapi pada prosesnya the Reds juga dibanjiri hadiah penalti.  Setengah jam lebih sedikit laga berjalan, kapten the Reds membuka gol dari titik putih setelah Rafael hand ball di kotak terlarang.

Di awal interval kedua, tepatnya baru satu menit bergulir, Gerrard kembali mengeksekusi penalti kali ini karena pelanggaran Jones terhadap Allen, Liverpool pun membuka jarak.

Episode penalti belum berhenti, Vidic menambah kesengsaraan tuan rumah saat menghadang Sturridge dan tidak memberi pilihan lain kepada wasit Mark Clattenburg kecuali‎ menunjuk titik putih untuk kali ketiga. Sayang Gerrard gagal menyempurnakan hat-trick. Meski demikian, pesta tiga gol di Old Trafford bagi Liverpool tetap terjadi karena pada menit 84 Suarez menyempurnakan umpan Sturridge.

United tak berdaya, fans Liverpool pesta pora tiga angka.

El Clasico Milik Lionel Messi

Panggung El Clasico digelar. Real Madrid sebagai tuan rumah di Santiago Bernabeu. Barcelona datang juga tanpa gentar. Duel sengit pun tersaji selama 90 menit. Jangan lupakan juga kontroversinya.

Tapi, dari segudang drama, aksi dan gol cantik, hanya satu pemain yang bisa dikatakan sudah menyihir pecinta sepakbola di dunia. Dia adalah Lionel Messi.

Bagaimana tidak, sepanjang laga, pergerakan, determinasi dan kontribusinya masuk kategori terbaik. Goal Indonesia pun menobatkannya sebagai yang Man of the Match.

Belum lagi rekor gol yang barus saja ditorehkannya dalam sejarah El Clasico. Jangan lupa, pemain Argentina itu juga membuat satu assist manis untuk dituntaskan secara spesial oleh Andres Iniesta.

Panggung El Clasico dinihari tadi resmi milik Messi! 

Menanti Semi-Final Liga Champions 2013/14

Undian semi-final Liga Champions 2013/14 telah digelar Jumat (11/4) kemarin dengan mempertemukan Atletico Madrid dan Chelsea serta Real Madrid dan Bayern Munich.

Tidak ada laga yang tidak ringan pada tahap ini. Keempat tim sudah menunjukkan kapasitas masing-masing sebagai tim yang layak berada di fase penentuan Liga Champions. Pertemuan mereka pun menyisakan cerita yang menarik.

Tepat sebelum undian digelar, UEFA menegaskan kiper pinjaman Atletico Thibaut Courtois tetap bisa ditampilkan menghadapi klub asalnya, Chelsea. Kepastian ini mengusir kekhawatiran kubu Atletico yang sebenarnya sudah siap tampil tanpa Courtois jika undian mempertemukan mereka dengan Chelsea. Sementara, Madrid memiliki memori buruk kala menghadapi Bayern. Dua penggawa mereka, Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos, gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor adu penalti sehingga Bayern lolos ke final musim 2011/12.

Leg pertama semi-final digelar 22 dan 23 April serta leg kedua dilangsungkan sepekan setelahnya.

Persib Bandung Bangkit Dari Kubur

Ungkapan 'bangkit dari kubur' bisa jadi gambaran kesuksesan Persib Bandung menghantam Arema Cronus 3-2 pada lanjutan Indonesia Super League, Minggu (23/4) sore WIB.

Bagaimana tidak, berkat keunggulan dua gol tanpa balas di babak pertama, Singo Edan tengah membuka jalan menuju kemenangan perdana atas Pangeran Biru di Bandung sejak 1992. Maung Bandung terdesak, mereka diambang kekalahan memalukan di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadatati stadion si Jalak Harupat.

Tetapi bola itu bundar, segala kemungkinan masih bisa terjadi sepanjang wasit belum meniupkan peluit tanda pertandingan selesai. Maung bangkit, dua gol Arema melalui Samsul Arif dan Gustavo Lopez dibayar tiga di paruh kedua berkat aksi Djibril Coulibaly, Firman Utina dan Makan Konate.

Arema dipaksa menelan kekalahan perdana musim ini sekaligus merelakan singgasana klasemen sementara ISL wilayah barat disambar Persib. 

Selamat Ulang Tahun PSSI

Tepat hari ini 19 April 2014, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berulang tahun yang ke-84.

Sempat dihantam konflik menahun, induk organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia yang sekarang dipimpin ketua umum Djohar Arifin Husin dan wakil La Nyalla M Mattaliti, tengah mempercantik diri, berbenah dari segala kekurangan demi memutus dahaga prestasi yang begitu di nanti fans di Tanah Air.

Sebelum berbicara prestasi tentunya masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki karena di balik ambisi besar pasti diiringi tuntutan besar pula terutama sikap profesional dengan integritas tinggi. Tidak mudah, bukan pekerjaan membalik telapak tangan, tetapi bukan mustahil untuk diwujudkan di tengah-tengah harapan menggunung pecinta sepakbola nasional.

Selamat berulang tahun PSSI, selamat berjuang demi sepakbola yang lebih baik, demi mengharumkan nama bangsa dan negara.

TERBANGLAH GARUDA, RAIH PRESTASI TERTINGGI!