Kamis, 26 Juni 2014

Alan Shearer : Wayne Rooney Kapten Selanjutnya Inggris

Mantan pemain Inggris Alan Shearer mendukung Wayne Rooney mengambil alih ban kapten timnas jika Steven Gerrard mundur alias pensiun dari pentas internasional.

Eks pentolan Newcastle United ini menilai pemain Manchester United itu sebagai yang terbaik di antara penggawa The Three Lions. Lebih lanjut, Shearer beranggapan Rooney sudah cukup dewasa untuk memimpin skuat Roy Hodgson di lapangan.

"Jika kapten Inggris Steven Gerrard memutuskan sekarang baginya untuk mengakhiri karier internasional, maka Wayne Rooney akan menjadi pilihan saya untuk menjadi penerus sebagai kapten," ujar Shearer kepada BBC Sport.

"Tidak ada banyak calon hebat lainnya di skuat untuk tugas itu, tapi itu tidak masalah karena Rooney sudah siap, dia akan sempurna untuk peran itu."

"Rooney tidak hanya pemain terbaik Inggris namun dia memiliki pengalaman, dan dia telah cukup dewasa untuk berurusan dengan kepemimpinan," tandasnya.

Rooney mencetak satu dari dua gol Inggris di Piala Dunia 2014, di mana gol itu dibukukannya ketika dikalahkan Uruguay 2-1.

Mainkan Lapis Kedua, Timnas Indonesia U-19 Lumat Lingga U-21

Tim nasional Indonesia U-19 kembali meraih kemenangan usai menumbangkan tim Lingga U-21 dengan skor telak 6-0, dalam lanjutan tur Nusantara Jilid II di Lapangan Merdeka, Dabo, Batam, Selasa (24/6).

Tiga gol kemenangan dilesakkan Septian David Maulana. Sisanya, dicetak oleh Dinan Yahdian Javier dan Hansamu Yama. "Kami memberikan pemain lapis kedua untuk bermain," ujar Indra Sjafri, pelatih Indonesia U-19, saat dihubungi wartawan. 

Pelatih berusia 51 tahun itu menilai belum ada pemain dari Lingga yang menarik perhatiannya. "Sementara pemain lawan belum terlihat pantas untuk memperkuat timnas," paparnya.

Selanjutnya, masih menurut Indra, Evan Dimas dan kawan-kawan bakal melanjutkan perjalanan mereka ke Bandung, hari ini. Indonesia U-19 memang dijadwalkan kembali bertanding dalam tur Nusantara Jilid II melawan Pra PON Jawa Barat di Stadion Siliwangi, Jumat (27/6) nanti.

100 Caps Andres Iniesta Yang Melegakan

Mengantar Spanyol meraih kemenangan di laga ke-100 menjadi penghibur yang mengesankan buat Iniesta.

Andres Iniesta tak menyanggah dirinya mengalami kekecewaan teramat sangat setelah Spanyol gagal melangkah ke-16 besar Piala Dunia 2014.

La Furia Roja memang hanya bisa ambil bagian di turnamen empat tahunan di Brasil itu hanya sampai fase grup. Padahal tak sedikit yang menjagokan juara dunia 2010 dan kampiun Eropa 2008 dan 2012 itu bakal melaju sampai ke final.

Iniesta sendiri sempat menyatakan ingin kembali merasakan sensasi bermain di partai puncak sebuah turnamen. Setelah gagal mewujudkannya bersama Barcelona dalam beberapa kompetisi terakhir, asa tersisa adalah bersama Spanyol di Piala Dunia.

"Kami berharap bisa mengulangi prestasi sebelumnya. Kami sudah mencapai level tersendiri, tapi akan selalu ada tantangan. Akan ada tantangan baru dan besar di Brasil dalam posisi sebagai juara bertahan," kata Iniesta sebelum Piala Dunia 2014 dihelat awal bulan ini.

Apa daya jika skuat asuhan Vicente Del Bosque itu sama sekali tak berkutik di Brasil. Menghadapi Belanda, Iniesta dan kawan-kawan dipermak dengan skor 5-1. Situasi tak jauh berbeda juga dialami ketika Cili menantang. Spanyol takluk dengan skor 2-0.

Dua kekalahan itu pada akhirnya mengubur kans Spanyol lolos ke-16 besar. Satu-satunya laga tersisa adalah melawan Australia, yang juga merupakan tim pesakitan di Grup B, karena juga mengalami dua kekalahan di dua laga awal.



Bagi Iniesta, laga ini menjadi partai spesial. Di laga ini, ia akan mencatat caps ke-100 bersama Spanyol. Tentunya, laga spesial semacam ini harusnya diakhiri dengan hasil yang juga spesial.

Dewi Fortuna berpihak kepadanya. Kerja keras dirinya dan pemain lain berujung pada kemenangan 3-0 dinihari tadi. Iniesta juga membuat satu assist atas gol kedua Spanyol yang dilesakkan Fernando Torres. Spanyol pun menyudahi fase grup dengan tidak berada di dasar klasemen Grup B.

Sejak memulai debutnya pada 27 Mei 2006 melawan Rusia yang berkesudahan 0-0, Iniesta terus dan terus dipercaya mejadi gelandang Spanyol. Bahkan pola permainan Spanyol bisa dikatakan tergantung pada kontribusinya di lapangan, mengingat gaya bermain La Roja sedikit banyak mengadopsi gaya tiki taka Katalan. 

Kontribusi besar pun ditunjukkannya sepanjang 100 laga membela Spanyol. 78 kemenangan, 12 hasil imbang dan hanya sepuluh kekalahan menjadi buktinya, plus dua trofi Piala Eropa dan satu trofi Piala Dunia 2010.

Dan dengan usia yang masih masuk kategori produktif, ada banyak ekspektasi Iniesta bisa terus melanjutkan kontribusinya untuk Spanyol di masa-masa yang akan datang.

Pelatih Nigeria Akui Lionel Messi Adalah Alien

Pelatih tim nasional Nigeria Stephen Keshi melontarkan candaan dengan mengakui bahwa striker timnas Argentina, Lionel Messi, adalah alien.

Hal tersebut ia ungkapkan menyusul performa impresif bintang Barcelona yang mencetak dua gol dalam kemenangan tim Tango atas Nigeria dengan skor 3-2.

Seperti yang diketahui, Messi membuka keunggulan Argentina di Porto Alegre melalui tendangan voli pada menit ketiga, sebelum mencetak gol cantik melalui tendangan bebas yang hanya mampu dipandang oleh kiper Victor Enyeama. Kemenangan itu membawa Tango melaju ke babak 16 Besar sebagai juara grup F dan akan melawan Swiss.

"Messi adalah salah satu pemain yang sangat luar biasa. Ada pemain-pemain lain yang memiliki level tinggi, tetapi Messi dari planet lain, saya pikir dia berasal dari Jupiter," ujar Keshi.

Dengan tambahan dua gol ke gawang Nigeria, Messi kini menyamai jumlah gol Neymar, untuk sama-sama duduk sebagai top skor sementara dengan empat gol

Gara-gara Piala Dunia, Mezut Ozil Pilih Tak Puasa Tahun Ini

Ozil tak berpuasa selama Piala Dunia. 

Gelandang timnas Jerman itu mengakui tak akan menjalani ibadah puasa pada Ramadan tahun ini karena sedang bertanding di Piala Dunia.

Bulan suci Ramadan bakal tiba sebentar lagi. Seluruh umat Islam pun diwajibkan berpuasa pada bulan tersebut, tanpa terkecuali. Begitu pula, bagi para pesepakbola dunia yang sedang berjibaku di ajang Piala Dunia 2014 Brasil.

Seperti diketahui, banyak para pemain muslim yang sedang membela negaranya masing-masing di ajang sepakbola terbesar di dunia tersebut. Salah satunya adalah, Mezut Ozil yang saat ini sedang membela timnas Jerman. Namun, Ozil mengakui untuk Ramadan kali ini dirinya tidak akan berpuasa.

Hal itu dituturkannya dalam sesi jumpa pers jelang laga melawan Amerika Serikat. "Dia mengatakan tidak akan berpuasa selama bulan Ramadan tahun ini karena komitmen Piala Dunia. Dia bekerja sehingga tidak bisa melakukannya tahun ini," tulis laporan reporter Goal.com Luis Herrera, yang ikut dalam sesi jumpa pers tersebut.

Jerman sendiri sementara ini masih memimpin grup G dengan poin empat dari dua laga yang telah dijalani. Mereka akan melakoni laga penentuan untuk lolos ke babak selanjutnya melawan Amerika Serikat, Kamis (26/6) malam WIB.

Minggu, 22 Juni 2014

Neymar & Oscar Selamatkan Muka Brasil

Sejarah bagus negara tuan rumah di laga pembuka Piala Dunia berlanjut dengan kemenangan Brasil 3-1 atas Kroasia di Arena Corinthians tadi malam. Rekor mulanya seperti bakal tercoreng setelah Marcelo membelokkan bola ke gawang Julio Cesar dan menjadi pemain Brasil pertama yang membuat gol bunuh diri -- pertama pula kalinya pula gol bunuh diri membuka turnamen.

Namun sepasang anak muda berbakat, Neymar serta Oscar, memastikan kesalahan Marcelo tidak berakibat fatal sekaligus menyelamatkan muka Brasil. Neymar dua kali masuk papan skor, sementara Oscar membikin satu gol dan satu assist. Sayang, rengkuhan tiga angka buah kecemerlangan dua bintang belia harapan publik Samba agak ternoda oleh sejumlah keputusan kontroversial wasit Jepang, Yuichi Nishimura, yang banyak dituding sengaja merintangi jalan Kroasia menggebuk tuan rumah.

Muller & Jerman Hantui Ronaldo Cs

Ada banyak hal menarik di laga Jerman kontra Portugal tadi malam. Bahkan bisa dikatakan ada deja vu jika melihat catatan sejarah yang ada.

Tadi malam, Thomas Muller membuat hat-trick untuk mengantar Jerman menang 4-0 atas Portugal. Itu berarti, dalam empat turnamen besar terakhir, sudah empat kali juga Portugal dipermalukan Jerman.

Fakta itulah yang kemudian menghantui Cristiano Ronaldo, sosok yang digadang bisa membawa Portugal keluar dari catatan buruk tersebut.

Yang pasti, Muller sudah menjawab ekspektasi publik Jerman, sementara Ronaldo belum.