Kamis, 14 November 2013

Lunasi Utang, Smartfren Pakai Pinjaman US$ 90 Juta



Total pinjaman tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,04 triliun dengan memakai kurs tengah Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 11.644 pada Rabu pekan ini.
Pinjaman tersebut merupakan fasilitas pinjaman kedua yang didapatkan perseroan dari First Anglo Financial Pte Ltd. Fasilitas pinjaman itu memiliki jangka waktu 24 bulan. Sebelumnya perseroan telah menandatangani perjanjian kredit dengan First Anglo Financial Pte Ltd sebesar US$ 90 juta pada 30 April 2013.
Sekretaris Perusahaan PT Smartfren Telecom Tbk, James Wewengkeng menuturkan, fasilitas pinjaman itu digunakan untuk pembayaran utang Perseroan dan utang anak perusahaan. Selain itu, pinjaman juga digunakan untuk tambahan modal kerja perseroan untuk membayar biaya iklan, gaji karyawan, dan biaya operasional lainnya.
Fasilitas pinjaman itu dijamin dengan corporate guarantee dari pemegang saham utama Perseroan yaitu PT Wahana Inti Nusantara. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/11/2013)
Adapun First Anglo Financial Pte Ltd adalah perusahaan atau institusi yang bergerak di bidang keuangan dan berada di Singapura.
Perseroan mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan (ditanggungkan) kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 1,54 miliar hingga kuartal III 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 1,01 miliar.
Pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp 1,75 triliun hingga kuartal III 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 1,1 triliun. Total utang perseroan mencapai Rp 11,64 triliun pada 30 September 2013 dari periode 31 Desember 2012 senilai Rp 9,35 triliun. Ekuitas perseroan mencapai Rp 4,03 triliun pada 30 September 2013. (Ahm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar