Kamis, 12 Desember 2013

Dua Gadis Tertabrak Kereta di Perlintasan Tak Berpalang Pintu

Dua gadis pengendara motor meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan tak berpalang pintu di Desa Kepel, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis, 12 Desember 2013.

Jasad dua gadis asal Gondang Wetan, Pasuruan itu sudah berada di kamar jenazah Rumah Sakit R Sudarsono, Kota Pasuruan. Keduanya mengalami patah tulang dan luka di bagian kepala.

Korban yang diketahui bernama Dini meninggal di lokasi kejadian. Sementara rekannya yang bernama Laili, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Yuni Risnawati, warga setempat menjelaskan, kedua gadis remaja itu tertabrak kereta api Mutiara Timur yang melaju menuju Surabaya.

"Dua anak itu berboncengan dan memotong jalur kereta. Secara bersamaan datang kereta Mutiara Timur yang menuju Surabaya. Mereka terpental jauh," katanya.

Dari pantuan di kamar jenazah Rumah Sakit R Sudarsono, Harianto ayah korban bernama Dini terlihat syok. Dia tak kuasa menahan tangis saat melihat putri tercintanya sudah terbujur kaku.

Peristiwa ini masih dalam penanganan Kepolisian Kota Pasuruan. Dugaan sementara kecelakaan terjadi lantaran korban tidak berhati-hati dan nekat menerobos rel kereta.

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/465897-dua-gadis-tertabrak-kereta-di-perlintasan-tak-berpalang-pintu

Analisa : 
tidak adanya palang pintu di beberapa daerah kecil di seruluh Indonesia mengakibatkan beberapa kecelakaan di Indonesia. Saya berharap pemerintah memperhatikan setiap palang pintu kereta di seluruh daerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar